Kuliah Teknik Sipil, Mau Kerja Apa?

Tinggal menunggu beberapa bulan lagi pendaftaran perkuliahan di negeri maupun swasta akan segera dibuka. Sebagian besar calon mahasiswa masih belum menentukan pilihan untuk berkuliah di mana dan mengambil jurusan apa. Melanjutkan studi di jenjang universitas membutuhkan pertimbangan yang matang. Salah satu diantaranya ialah pertimbangan profesi atau pekerjaan yang akan dijalani setelah lulus menjadi sarjana.

Berbeda halnya ketika bersekolah di tingkat SMA ataupun SMK, di perkuliahan mahasiswa akan berfokus pada satu bidang ilmu. Salah satu program studi yang banyak diminati yaitu teknik sipil. Ilmu yang dipelajari ketika mengambil jurusan teknik sipil ialah cara-cara merancang sebuah bangunan maupun infrastruktur.

Mayoritas hal yang dibahas dalam ilmu teknik sipil ialah hal-hal yang berhubungan dengan konstruksi. Tidak hanya masalah pembangunan kontruksi gedung bertingkat, di jurusan ini mahasiswa akan mempelajari tentang pembangunan jembatan, kompleks perumahan, jalan tol, serta fasilita-fasilitas umum lainnya. Di tengah-tengah genjarnya pembangunan infrastruktur di Indonesia turut andil membuka peluang bagi lulusan jurusan teknik sipil.

Profesi Lulusan Teknik Sipil

Dilansir dari beberapa sumber, ada beberapa profesi yang bisa menjadi pilihan bagi lulusan teknik sipil.

1.    Insinyur Situs Pembangunan

Salah satu profesi yang bisa diambil para lulusan teknik sipil ialah insinyur situs pembangunan. Posisi yang diambil yakni posisi teknisi atau bisa juga tim pengawas proyek.

Tugas utama dari profesi ini ialah meninjau lokasi proyek pembangunan. Mulai dari memeriksa lahan proyek, material yang digunakan dalam pembangunan, serta memerika tingkat keamanan dari tempat proyek pembangunan.

Seorang insinyur situs pembangunan dapat memiih untuk bekerja di perusahaan-perusahaan konstruksi baik di perusahaan pemerintah (BUMN) maupun swasta.

2.    Kontraktor Bangunan

Kontraktor bangunan adalah sebuah profesi yang memberikan layanan kepada perusahaan yang dibayar sesuai dengan nilai kontrak yang disepakai oleh kedua belah pihak. Selain jumlah gaji yang diterima, dalam kontrak juga berisi waktu penyelesaian pekerjaan, besaran biaya, serta hal-hal lainnya yang wajib diselesaikan oleh seorang kontraktor bangunan.

Seorang kontraktor bangunan bertanggung jawab terhadap pelaksanaan proyek. Kontraktor wajib melaksanakan konstruksi sesuai dengan spesifikasi dari kliennya. Selain itu, seorang kontraktor bangunan wajib melaporkan perkembangan dari proyek yang sedang dikerjakan secara rutin kepada klien.

Tidak sedikit orang yang menganggap bahwa profesi kontraktor bangunan sama dengan seorang pemborong. Padahal kedua profesi ini sangat berbeda. Perbedaan yang mencolok ialah sistem kerja dari kedua profesi. Sistem kerja kontraktor bangunan berdasarkan kontrak tertulis, sedangkan pemborong hanya sekedar lisan.

3.    Pengembang Properti

Pekerjaan pengembang properti atau lebih sering dikenal dengan developer merupakan pekerjaan di bidang perumahan. Profesi ini bertugas untuk membuat perumahan maupun apartemen.

Seorang developer bertugas mencari lokasi perumahan, melakukan pembelian lahan serta pembangunan rumah. Selain itu, developer juga melakukan pemasaran kepada masyarakat agar membeli rumah pada perumahan yang telah dibangun.

Developer itu sendiri terbagi menjadi dua yakni developer perumahan bersubsidi dan developer perumahan komersil. Untuk developer perumahan bersubsidi, pengembang properti mendapatkan subsisi dari pemerintah. Hal ini menyebabkan perumahan yang ditawarkan cukup terjangkau.

Sedangkan untuk developer perumahan komersil, pengembang membangun perumahan tanpa adanya bantuan subsidi dari pemerintah. Tidak heran jika perumahan yang ditawarkan memiliki harga yang relatif mahal.

Perkembangan perumahan di Indonesia bisa dibilang cukup signifikan mengingat banyaknya masyarakat yang tidak mempunyai lahan pribadi. Untuk itu menjadi seorang pengembang properti bisa menjadi salah satu pilihan profesi.

Itulah beberapa profesi atau pekerjaan yang bisa diambil bagi lulusan teknik sipil. Untuk gaji dari setiap profesi tergantung dari daerah tempat masing-masing.